Artikel ini membahas tentang pembulatan angka atau pembulatan bilangan, pembulatan bilangan desimal, pembulatan ke satuan terdekat, pembulatan ke puluhan terdekat, pembulatan ke ratusan hingga ribuan terdekat, turut disertai contoh soal yang lengkap agar mudah dalam mempelajarinya.
Ulasan mengenai materi pembulatan angka / bilangan banyak tersebar di google. Bila sobat mencarinya maka akan disajikan berbagai cara, panduan, aturan ataupun contoh secara terperinci agar memudahkan dalam memahami dan mengerti akan materi tersebut. Seperti aturan dan cara membulatkan bilangan desimal mulai dari satu angka, dua angka hingga tiga angka dibelakang koma, ataupun cara pembulatan bilangan ke satuan, puluhan, ratusan, dan ribuan terdekat.
Bahkan, beberapa situs sudah menyediakan layanan pembulatan angka online dan aplikasi otomatis seperti excel yang bisa digunakan untuk membulatkan bilangan dengan mudah. Tinggal masukkan nilai angka / bilangan yang dibulatkan maka sobat akan mendapatkan hasil pembulatannya secara cepat.
|
Cara Membulatkan Angka atau Bilangan ke Desimal, Puluhan, Ratusan dan Ribuan Terdekat
|
Sudah tahukah teman-teman bagaimana cara membulatkan angka atau bilangan?? Apa saja aturan pembulatan angka??
Pembulatan bilangan merupakan salah satu materi sekolah yang umum dan penting untuk dipelajari. Walau sebagian menganggapnya mudah, namun tak berkesalahan saya ulas melalui artikel ini agar kita bisa punya pemahaman bersama terkait materi dan pembahasannya, mengingat untuk membulatkan angka haruslah benar-benar sesuai dan memenuhi aturan tertentu.
Ada banyak sekali manfaat bila kita menguasai aturan pembulatan bilangan. Apalagi sangat erat penerapannya didalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai contoh, bila kita diminta membulatkan bilangan 7.605,394 ke persepuluhan terdekat atau satu angka dibelakang koma. Bila sudah mengetahui aturannya maka gampang saja menjawabnya, tinggal menyebut 7.605,4. Cepatkan??
Berbagai manfaat pembulatan bilangan seperti untuk keperluan penghitungan nilai rapor siswa, rata-rata nilai suatu data pada pelaporan keuangan, penghitungan suku bunga uang, total pajak, pengolahan data pada skripsi atau tesis dan lain sebagainya.
Selain harus menyesuaikan dengan aturan, suatu bilangan yang dibulatkan hendaknya memiliki nilai yang simpel dan diterima secara logis.
Sebagai pendekatan sederhana, ketika sobat melakukan pembayaran bunga uang. Anggaplah nilai total yang semestinya sobat bayarkan yaitu sebesar Rp403.234,63. Bila diperhatikan, tentu agak sulit diterima oleh akal bila membayarkan nilai tersebut secara tunai. Mengapa?? Bila hanya Rp403.000 saja maka cukup dengan menyerahkan 4 lembar uang seratus ribu rupiah + 3 lembar uang seribu rupiah. Bagaimana dengan nilai yang Rp234,63 lagi? nilainya tidak sama dengan Rp200 namun tidak sampai juga Rp300. Disinilah salah satunya kita memanfaatkan pembulatan bilangan, nilainya bisa saja dibulatkan ke puluhan ataupun ke ratusan terdekat. Dengan ini, maka membantu kita untuk melakukan pembayaran secara tunai sesuai ketersediaan nilai uang Indonesia, misalnya dengan membayarkan 3 keping logam seratus rupiah.
Sebagai informasi awal, sebelum mempelajari lebih jauh tentang pembulatan ada baiknya kita pelajari dulu istilah nilai tempat suatu bilangan.
Nilai Tempat Suatu Bilangan
Suatu bilangan memiliki urutan besaran nilai tergantung dari posisi yang ditempatinya. Masing-masing tempat dari sebuah bilangan memiliki urutan nama yang sama namun nilainya berbeda-beda.
Sebagai contoh bilangan 9.562.871,346 dapat diuraikan nilai tempatnya, sebagai berikut:
Angka 9 berada di tempat jutaan, nilainya 9.000.000
Angka 5 berada di tempat ratus ribuan, nilainya 500.000
Angka 6 berada di tempat puluh ribuan, nilainya 60.000
Angka 2 berada di tempat ribuan, nilainya 2.000
Angka 8 berada di tempat ratusan, nilainya 800
Angka 7 berada di tempat puluhan, nilainya 70
Angka 1 berada di tempat satuan, nilainya 1
Angka 3 berada di tempat persepuluhan, nilainya 0,3 (satu angka dibelakang koma)
Angka 4 berada di tempat perseratusan, nilainya 0,04 (dua angka dibelakang koma)
Angka 6 berada di tempat perseribuan nilainya 0,006 (tiga angka dibelakang koma)
Contoh lainnya, bilangan 87.157.109,623 dapat diuraikan nilai tempatnya, sebagai berikut:
Angka 8 berada di tempat puluh jutaan, nilainya 80.000.000
Angka 7 berada di tempat jutaan, nilainya 7.000.000
Angka 1 berada di tempat ratus ribuan, nilainya 100.000
Angka 5 berada di tempat puluh ribuan, nilainya 50.000
Angka 7 berada di tempat ribuan, nilainya 7.000
Angka 1 berada di tempat ratusan, nilainya 100
Angka 0 berada di tempat puluhan, nilainya 0
Angka 9 berada di tempat satuan, nilainya 9
Angka 6 berada di tempat persepuluhan, nilainya 0,6
Angka 2 berada di tempat perseratusan, nilainya 0,02
Angka 3 berada di tempat perseribuan nilainya 0,003
Sebenarnya masih ada urutan posisi tempat diatas puluh jutaan, yaitu ratus jutaan, miliaran, puluh miliar, ratus miliar, triliun, dan lain sebagainya.
Nilai tempat suatu bilangan sengaja saya jelaskan lebih dulu karena memiliki keterkaitan dalam menentukan posisi tempat pembulatan suatu bilangan.
Arti Pembulatan Bilangan
Dalam matematika, istilah pembulatan bilangan dapat diartikan sebagai penambahan atau pengurangan nilai dari sebuah bilangan yang dilakukan secara teratur untuk memperoleh nilai yang mendekati sesuai posisi tempatnya.
Contoh: 86 dibulatkan ke puluhan terdekat menjadi 90 karena 86 lebih mendekati 90 daripada 80.
Manfaat Pembulatan Bilangan
Salah satu pemanfaatan pembulatan bilangan yaitu untuk menaksir atau memperkirakan nilai suatu benda atau barang.
Contohnya ketika kita hendak membeli suatu barang disebuah toko atau minimarket. Agar nilai pembelian barang tidak melebihi nilai uang yang kita punya ada baiknya harga barang kita taksir dulu dengan membulatkan semua harga barang belanjaan ke atas agar memudahkan kita menghitung jumlah total nilai barang belanjaan. Misalnya harga barang Rp28.750 maka kita bulatkan saja menjadi Rp30.000. Lakukan hal yang sama untuk jenis barang lain yang hendak dibeli. Dengan begini, kita jadi gampang mencari totalnya. Jadi, kita bisa memperkirakan apakah uang yang kita punya cukup membiayai semua total belanja atau masih nombok.
Walaupun hasil yang kita peroleh bisa saja melebihi ataupun kurang, namun untuk kondisi dan keadaan tertentu pembulatan bilangan sangat efektif kita gunakan sebagai pembanding untuk memperoleh nilai yang akurat. Karena selisih nilai pembulatan dan nilai yang sebenarnya tidak jauh beda sekali.
Aturan Pembulatan Bilangan
Berikut aturan yang harus diikuti dalam pembulatan bilangan, yaitu:
Aturan dan Cara Membulatkan Bilangan Desimal
1. Aturan pembulatan desimal satu angka dibelakang koma (persepuluhan terdekat) yaitu:
Jika angka perseratusan kurang dari 5 (0, 1, 2, 3, 4) maka dibulatkan ke bawah menjadi 0 (angka persepuluhan tetap)
Jika angka perseratusan sama dengan 5 atau lebih (5, 6, 7, 8, 9) maka dibulatkan ke atas dengan menambah 1 pada angka persepuluhan
Setelah dibulatkan maka angka disebelah kanan angka persepuluhan dihapus
Contoh Bulatkan bilangan berikut ke persepuluhan terdekat:
a. 7,572 (dibaca: tujuh koma lima tujuh dua)
b. 9,3481 (dibaca: sembilan koma tiga empat delapan satu)
Jawab:
#a. Angka perseratusan dari bilangan 7,572 yaitu 7, nilainya lebih besar dari 5 sehingga dibulatkan ke atas. Maka ditambahkan 1 ke angka persepuluhan (5) menjadi 1 + 5 = 6, setelah itu bilangan lain disebelah kanan angka persepuluhan dihapus.
Sehingga nilai pembulatannya menjadi 7,6.
#b. Angka perseratusan dari bilangan 9,3481 yaitu 4, nilainya kurang dari 5 sehingga angka persepuluhan (3) tetap, dilanjutkan dengan menghapus bilangan lain disebelah kanan angka persepuluhan.
Jadi, nilai pembulatannya menjadi 9,3.
2. Aturan pembulatan desimal dua angka dibelakang koma (perseratusan terdekat) yaitu:
Jika angka perseribuan kurang dari 5 (0, 1, 2, 3, 4) maka dibulatkan ke bawah menjadi 0 (angka perseratusan tetap)
Jika angka perseribuan sama dengan 5 atau lebih (5, 6, 7, 8, 9) maka dibulatkan ke atas dengan menambah 1 pada angka perseratusan
Setelah dibulatkan maka angka disebelah kanan angka perseratusan dihapus
Contoh Bulatkan bilangan berikut ke perseratusan terdekat:
a. 11,3058
b. 5,7139
Jawab:
#a. Angka perseribuan dari bilangan 11,3058 yaitu 5, nilainya sama dengan 5 sehingga dibulatkan ke atas. Maka ditambahkan 1 ke angka perseratusan (0) menjadi 1 + 0 = 1, kemudian bilangan lain disebelah kanan angka perseratusan dihapus.
Sehingga nilai pembulatannya menjadi 11,31.
#b. Angka perseribuan dari bilangan 5,7139 yaitu 3, nilainya kurang dari 5 sehingga angka perseratusan (1) tetap, dilanjutkan dengan menghapus bilangan lain disebelah kanan angka perseratusan.
Nilai pembulatannya menjadi 5,71.
3. Aturan pembulatan desimal tiga angka dibelakang koma (perseribuan terdekat) yaitu:
Jika angka persepuluhribuan kurang dari 5 (0, 1, 2, 3, 4) maka dibulatkan ke bawah menjadi 0 (angka perseribuan tetap)
Jika angka persepuluhribuan sama dengan 5 atau lebih (5, 6, 7, 8, 9) maka dibulatkan ke atas dengan menambah 1 pada angka perseribuan
Setelah dibulatkan maka angka disebelah kanan angka perseribuan dihapus
Contoh Bulatkan bilangan berikut ke perseribuan terdekat:
a. 6,2481
b. 34,9058
Jawab:
#a. Angka persepuluhribuan dari bilangan 6,2481 yaitu 1, nilainya lebih kecil dari 5 sehingga angka perseribuan (8) tetap, lanjutkan dengan menghapus bilangan lain disebelah kanan angka perseribuan.
Jadi, nilai pembulatannya menjadi 6,248.
#b. Angka persepuluhribuan dari bilangan 34,9058 yaitu 8, nilainya lebih besar dari 5 sehingga dibulatkan ke atas. Maka ditambahkan 1 ke angka perseribuan (5) menjadi 1 + 5 = 6, kemudian hapuslah bilangan lain disebelah kanan angka perseribuan.
Nilai pembulatannya menjadi 34,906.
Agar lebih mahir, silahkan simak contoh pembulatan bilangan desimal berikut:
Contoh #1 Bulatkan bilangan 78,2163 ke persepuluhan, perseratusan, dan perseribuan terdekat.
Bilangan | Dibulatkan Ke | Hasil |
78,2163 | persepuluhan terdekat | 78,2 |
78,2163 | perseratusan terdekat | 78,22 |
78,2163 | perseribuan terdekat | 78,216 |
Contoh #2 Bulatkan bilangan 493,0568 ke persepuluhan, perseratusan, dan perseribuan terdekat.
Bilangan | Dibulatkan Ke | Hasil |
493,0568 | persepuluhan terdekat | 493,1 |
493,0568 | perseratusan terdekat | 493,06 |
493,0568 | perseribuan terdekat | 493,057 |
Aturan dan Cara Membulatkan Bilangan ke Satuan Terdekat
Aturan pembulatan ke satuan terdekat yaitu:
Jika angka persepuluhan kurang dari 5 (0, 1, 2, 3, 4) maka dibulatkan ke bawah menjadi 0 (angka satuan tetap)
Jika angka persepuluhan sama dengan 5 atau lebih (5, 6, 7, 8, 9) maka dibulatkan ke atas dengan menambah 1 pada angka satuan
Setelah dibulatkan maka semua angka disebelah kanan satuan dihapus
Contoh Bulatkan bilangan berikut ke satuan terdekat:
a. 16,06
b. 28,74
c. 0,276
d. 0,7
e. 0,099
Jawab:
#a. Angka persepuluhan dari bilangan 16,06 yaitu 0, nilainya kurang dari 5 maka dibulatkan ke bawah sehingga angka satuan tetap. Jangan lupa menghapus semua angka disebelah kanan satuan.
Jadi, nilai pembulatan angka ke satuan terdekat menjadi 16.
#b. Angka persepuluhan dari bilangan 28,74 yaitu 7, nilainya lebih dari 5 sehingga dibulatkan ke atas dengan menambahkan 1 ke angka satuan (8) menjadi 1 + 8 = 9, selanjutnya hapuslah bilangan lain disebelah kanan satuan.
Jadi, nilai pembulatan angka ke satuan terdekat yaitu 29.
#c. 0,276 dibulatkan menjadi 0,3 bila pembulatan satu angka dibelakang koma, namun hasilnya menjadi 0 bila dibulatkan ke satuan terdekat.
#d. 0,7 dibulatkan menjadi satuan terdekat hasilnya yaitu 1.
#e. 0,099 dibulatkan menjadi 0,1 bila ke persepuluhan, tetapi hasilnya sama saja dengan 0 bila dibulatkan ke satuan terdekat.
[1] 3,51 pembulatan ke satuan terdekat menjadi 4
[2] 65,7 dibulatkan ke satuan terdekat menjadi 66
[3] 8,3 bila dibulatkan ke satuan terdekat menjadi 8
[4] Pembulatan ke satuan terdekat dari bilangan 0,92 adalah 1
[5] Pembulatan ke satuan terdekat dari 5,67 adalah 6
[6] Bilangan 1,48 pembulatan ke satuan terdekat hasilnya yaitu 1
[7] 2,35 bila dibulatkan ke satuan terdekat hasilnya adalah 2
[8] Perhatikan tabel pembulatan bilangan ke satuan terdekat berikut:
Bilangan | Hasil Pembulatan Ke Satuan Terdekat |
28,0 | 28 |
21,1 | 21 |
36,2 | 36 |
10,3 | 10 |
156,4 | 156 |
7,5 | 8 |
19,6 | 20 |
183,7 | 184 |
11,8 | 12 |
839,9 | 840 |
Aturan dan Cara Membulatkan Bilangan ke Puluhan Terdekat
Aturan pembulatan ke puluhan terdekat yaitu:
Jika angka satuan kurang dari 5 (0, 1, 2, 3, 4) maka dibulatkan ke bawah menjadi 0 (angka puluhan tetap)
Jika angka satuan sama dengan 5 atau lebih (5, 6, 7, 8, 9) maka dibulatkan ke atas dengan menambah 1 pada angka puluhan
Pada hasil pembulatan, satuan di ubah menjadi 0 lalu semua angka disebelah kanannya dihapus
Contoh Bulatkan bilangan berikut ke puluhan terdekat:
a. 3.485
b. 624
c. 170
Jawab:
#a. Angka satuan dari bilangan 3.485 yaitu 5, nilainya sama dengan 5 maka dibulatkan ke atas menjadi 1 puluhan. Sehingga nilai puluhan 80 ditambah 10 menjadi 90. Jadi, nilai pembulatan angka 3.485 ke puluhan terdekat yaitu 3.490.
#b. Angka satuan dari bilangan 624 yaitu 4, nilainya kurang dari 5 sehingga dibulatkan ke bawah menjadi 0. Jadi, nilai pembulatan angka 624 ke puluhan terdekat yaitu 620.
#c. 170 dibulatkan menjadi berapa ya?? Apabila satuannya 0 maka hasilnya tetap. Jadi 170 pembulatannya tetap yaitu 170.
[1] 1.356 dibulatkan ke puluhan terdekat menjadi 1.360
[2] Pembulatan ke puluhan terdekat dari 128 adalah 130
[3] Pembulatan ke puluhan terdekat bilangan 74 adalah 70
[4] Pembulatan ke puluhan terdekat dari 748 adalah 750
[5] 49.711 dibulatkan ke puluhan terdekat menjadi 49.710
[6] Bilangan 44 jika dibulatkan ke puluhan terdekat menjadi 40
[7] Pembulatan ke puluhan terdekat dari bilangan 8.723 adalah 8.720
[8] Hasil pembulatan ke puluhan terdekat dari bilangan:
- 725 = 730
- 59 = 60
- 509 = 510
- 264 = 260
- 563 = 560
[9] Perhatikan tabel pembulatan bilangan ke puluhan terdekat berikut:
Bilangan | Hasil Pembulatan Ke Puluhan Terdekat |
14 | 10 |
16 | 20 |
27 | 30 |
32 | 30 |
43 | 40 |
179 | 180 |
256 | 260 |
385 | 390 |
1.268 | 1.270 |
2.593 | 2.590 |
Aturan dan Cara Membulatkan Bilangan ke Ratusan Terdekat
Aturan pembulatan ke ratusan terdekat yaitu:
Jika angka puluhan kurang dari 5 (0, 1, 2, 3, 4) maka dibulatkan ke bawah menjadi 0 (angka ratusan tetap)
Jika angka puluhan sama dengan 5 atau lebih (5, 6, 7, 8, 9) maka dibulatkan ke atas dengan menambah 1 pada angka ratusan
Pada hasil pembulatan, puluhan dan satuan di ubah menjadi 0 lalu semua angka disebelah kanannya dihapus
Contoh Bulatkan bilangan berikut ke ratusan terdekat:
a. 9.635
b. 855
Jawab:
#a. Angka puluhan dari bilangan 9.635 yaitu 3, nilainya kurang dari 5 sehingga dibulatkan ke bawah menjadi 0. Jadi, nilai pembulatan bilangan 9.635 ke ratusan terdekat yaitu 9.600.
#b. Angka puluhan dari bilangan 855 yaitu 5, nilainya lebih dari 50 maka dibulatkan ke atas dengan menambah 1 pada angka ratusan. Sehingga angka ratusan 8 ditambah 1 menjadi 9. Jadi, nilai pembulatan bilangan 855 ke ratusan terdekat yaitu 900.
[1] Pembulatan dari 249 ke ratusan terdekat adalah 200
[2] Pembulatan ke ratusan terdekat dari 457 yang benar adalah 500
[3] Pembulatan ke ratusan terdekat dari bilangan 1.226 adalah 1.200
[4] Hasil pembulatan ke ratusan terdekat dari bilangan:
- 258 = 300
- 761 = 800
- 3.564 = 3.600
- 321 = 300
- 2.108 = 2.100
- 12.345 = 12.300
- 2.479 = 2.500
[5] 22.950 pembulatan ke ratusan terdekat menjadi 23.000
[6] 345.533 pembulatan ke ratusan terdekat menjadi 345.500
[7] Perhatikan tabel pembulatan bilangan ke ratusan terdekat berikut:
Bilangan | Hasil Pembulatan Ke Ratusan Terdekat |
350 | 400 |
475 | 500 |
880 | 900 |
217 | 200 |
329 | 300 |
1.695 | 1.700 |
2.755 | 2.800 |
3.938 | 3.900 |
4.845 | 4.800 |
5.169 | 5.200 |
Aturan dan Cara Membulatkan Bilangan ke Ribuan Terdekat
Aturan pembulatan ke ribuan terdekat yaitu:
Jika angka ratusan kurang dari 5 (0, 1, 2, 3, 4) maka dibulatkan ke bawah menjadi 0 (angka ribuan tetap)
Jika angka ratusan sama dengan 5 atau lebih (5, 6, 7, 8, 9) maka dibulatkan ke atas dengan menambah 1 pada angka ribuan
Pada hasil pembulatan, ratusan, puluhan dan satuan di ubah menjadi 0 lalu semua angka disebelah kanannya dihapus
Contoh Bulatkan bilangan berikut ke ribuan terdekat:
a. 28.201
b. 183.788
Jawab:
#a. Angka ratusan dari bilangan 28.201 yaitu 2, nilainya kurang dari 5 sehingga dibulatkan ke bawah menjadi 0. Jadi, nilai pembulatan bilangan 28.201 ke ribuan terdekat yaitu 28.000.
#b. Angka ratusan dari bilangan 183.788 yaitu 7, nilainya lebih dari 5 maka dibulatkan ke atas dengan menambah 1 pada angka ribuan. Sehingga nilai ribuan 3 ditambah 1 menjadi 4. Jadi, nilai pembulatan bilangan 183.788 ke ribuan terdekat yaitu 184.000.
Untuk menambah pemahaman tentang pembulatan angka ke ribuan terdekat, silahkan simak contoh berikut:
[1] Pembulatan ke ribuan terdekat dari bilangan 2.745 adalah 3.000
[2] Ribuan terdekat dari pembulatan bilangan 16.635 adalah 17.000
[3] Hasil pembulatan ke ribuan terdekat dari 13.895 adalah 14.000
[4] Hasil pembulatan ke ribuan terdekat dari bilangan:
- 1.925 = 2.000
- 1.226 = 1.000
- 6.785 = 7.000
- 2.675 = 3.000
- 2.479 = 2.000
[5] Perhatikan tabel pembulatan bilangan ke ribuan terdekat berikut:
Bilangan | Hasil Pembulatan Ke Ribuan Terdekat |
1.265 | 1.000 |
2.373 | 2.000 |
2.507 | 3.000 |
4.029 | 4.000 |
4.765 | 5.000 |
15.926 | 16.000 |
17.600 | 18.000 |
28.250 | 28.000 |
39.500 | 40.000 |
49.230 | 49.000 |
Untuk membulatkan bilangan ke puluh ribuan terdekat, pembulatan ke ratus ribuan terdekat dan seterusnya, sobat bisa mempedomani aturan dan cara pembulatan bilangan di atas. Nah, agar lebih menguasai materi pembulatan angka / bilangan simaklah contoh berikut.
Contoh lain: Tentukan hasil pembulatan bilangan 8.765.456.832,5 sesuai aturan pembulatan
Bilangan | Dibulatkan Ke | Hasil |
8.765.456.832,5 | satuan terdekat | 8.765.456.831 |
8.765.456.832,5 | puluhan terdekat | 8.765.456.830 |
8.765.456.832,5 | ratusan terdekat | 8.765.456.800 |
8.765.456.832,5 | ribuan terdekat | 8.765.457.000 |
8.765.456.832,5 | puluh ribuan terdekat | 8.765.460.000 |
8.765.456.832,5 | ratus ribuan terdekat | 8.765.500.000 |
8.765.456.832,5 | jutaan terdekat | 8.765.000.000 |
8.765.456.832,5 | puluh jutaan terdekat | 8.770.000.000 |
8.765.456.832,5 | ratus jutaan terdekat | 8.800.000.000 |
8.765.456.832,5 | miliaran terdekat | 9.000.000.000 |
Demikian ulasan tentang pembulatan angka atau bilangan ke desimal, satuan, puluhan, ratusan dan ribuan terdekat, semoga bermanfaat.